Poster Belajar Hidup Rukun dengan Toleransi dalam Gaya Ilustrasi Biru Hijau.jpg
Menumbuhkan Sikap Rukun dengan Teman sebagai Pondasi Karakter Murid

Sikap rukun dengan teman merupakan nilai penting yang perlu ditanamkan sejak dini dalam lingkungan sekolah. SDN 010 Nongsa, Kota Batam, berkomitmen membangun budaya sekolah yang harmonis melalui pembiasaan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan peduli antar sesama murid.

Dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, murid dibimbing untuk belajar berinteraksi secara positif, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Melalui kerja kelompok, diskusi, dan kegiatan bersama, murid belajar memahami perbedaan, menyampaikan pendapat dengan santun, serta menghargai peran teman. Kebiasaan ini menjadi dasar terbentuknya hubungan yang rukun dan saling mendukung.

Sekolah juga menanamkan pentingnya komunikasi yang baik dalam menjaga keharmonisan pertemanan. Murid diajak untuk menyelesaikan perbedaan pendapat melalui musyawarah dan sikap saling memaafkan. Dengan pendampingan guru, murid belajar bahwa kebersamaan dan rasa empati merupakan kunci terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan aman.

Kolaborasi antara sekolah dan orang tua turut memperkuat pembentukan karakter murid. Dukungan dari lingkungan keluarga dan sekolah diharapkan mampu menumbuhkan sikap rukun yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Melalui upaya bersama ini, SDN 010 Nongsa terus membina murid agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, menghargai sesama, dan mampu hidup harmonis di tengah masyarakat.

By: Dian Nafida, S.Pd.SD

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait